Panitia Pemotongan Kurban 1447H
Di tahun sebelumnya aku sudah pernah menjadi panitia kurban dan pada tahun ini kembali lagi menjadi panitia dan dengan pengalaman sebelumnya aku bisa mengikuti setiap bagian pekerjaan dengan lebih baik.
Pada tahun ini di Masjid hewan kurbannya terdiri dari:
- 17 Ekor Sapi
- 30 Ekor Kambing
Dan proses kurban dilaksanakan tepat setelah Shalat Idul Adha di jam 08.00 WIB, ketika menjadi panitia aku membantu di tiga tempat yaitu penyembelihan, pemotongan, dan pendistribusian.
Penyembelihan
Aku ikut membantu di bagian penyembelihan kambing hal yang kubantu adalah memegang kaki kambing ketika akan disembelih dan mengatarnya ke troli. Ketika memegang kaki kambing saat disembelih aku bisa lihat dengan jelas bagaimana kambingnya disembelih, pertama kepalanya perlu diangkat ke atas untuk memperlihatkan lehernya dan setelah mendapatkan posisi yang pas akan dibacakan doa bagi orang yang telah berkuban lalu disembelih lehernya sampai terputus pipa tenggorokan dan kerongkongannya. Setelah darahnya habis baru diantarkan ke troli untuk dikuliti terlebih dahulu.
Hal yang ku perhatikan adalah darah dari kambing itu terlihat kental dan warna darahnya itu merah maroon. Tukang jagal nya dari bapak bapak dengan golok pribadi mereka dan setiap kali selesai menyembelih dibersihkan goloknya sebelum menyembelih lagi.
Aku ingin mencoba menyembelih hewan kurban nantinya karena tahun kemarin ditawari untuk mencoba namun dari pembicaraan yang kudengar ketika menyembelih tidak boleh kena tulang karena nanti bisa merusak goloknya dan kedua jika menyembelihnya salah nanti hewannya akan tersiksa dan aku bisa lihat itu seadainya aku menyembelih tidak sampai tenggorokannya hewannya pasti tersiksa. Dan terakhir cara pegang goloknya aku perhatikan ada yang overhand grip dan underhand grip tapi aku rasa itu hanya preferensi.
Pemotongan
Di tahun sebelumnya bapak ku tidak ikut menjadi panitia kurban tapi beliau bisa menjadi panitia kurban, bagian dia adalah memotong tulang dan rusuk dari hewan kurban. Aku ikut pemotongan daging ketika proses sembelih kambing telah selesai dan membawa pisau ku sendiri, selama proses pemotongan pada awalnya aku tidak ikut memotong karena kebanyakan daging yang dipotong adalah kambing dan kambing tidak memiliki banyak daging justru lebih banyak memotong tulangnnya dengan golok dan kapak.
Aku hanya memotong kaki kambing sebanyak 2 ekor sambil menunggu sapi telah selesai dikuliti dan kakinya telah dipotong untuk diambil dagingnya. Kira kira aku memotong 4 kaki sapi, pisau yang kupakai lumayan besar dibandingkan panitia lain yang memakai cutter ataupun pisau kecil.
Sebelum dipotong kakinya diangkat dan diletakan di tali sehingga kakinya menggantung agar mudah dipotong, ku mulai dengan memotong pergelangan kakinya secara memutar dan pelan pelan memotong kebawah sambil memutar untuk memastikan dagingnya terpotong semuanya. Beberapa kali dengan cara ini aku menyentuh bagian tulangnya dan memotong sendi dari kaki sapi dan keluar cairan bening dari tulangnya aku belum tahu fungsinya untuk apa tapi dengan cara ini aku ingin mendapatkan semua daging dari kaki sapi.
Pendistribusian
Pemotongan berlangsung sampai waktu Dzuhur, setelah ishoma aku melanjutkan tugas ku dengan bagian pendistribusian daging dan tulang. Bagiku ini bagian yang menyulitkan karena panitia harus menimbang dagingnya dengan pas seperti 900 gram daging sapi dan diberi 1-2 tulang namun tidak berjalan semudah itu karena:
- Daging yang dicacah tidak rapih, kadang ada daging yang kebesaran sehingga sudah mencapai 600-800 gram dan mencari daging kecil itu sulit apalagi harus memotongnya.
- Kordinator panitianya merubah besaran dari daging sapinya, pertama 900 gram, kedua 800 gram dan terakhir 700 gram. Mungkin ini karena daging sapi nya mulai sedikit sehingga dikompensasikan dengan menambah tulang dan isi perut dari hewan kurban.
Aku tidak ikut pada bagian distribusi hati hewan kurban karena aku tidak melihat tempatnya jadi setelah selesai membagikan daging sapi aku langsung istirahat dan menunggu pembagian daging untuk panitia.
Next Year
Tahun ini aku mengikuti bagian yang pernah aku lakukan di tahun sebelumnya jadi aku tahu harus bantu apa, para anak anak karang taruna ditugaskan untuk distribusi makanan ke panitia serta daging kepada keluarga di perumahan.
Ada bagian yang ingin kucoba tahun berikutnya yaitu pengulitan hewan kurban dan mengeluarkan isi perut dari hewan kurban karena kelihatannya menarik buat dicoba. Aku masih belum berani untuk melakukan penyembelihan tapi aku harap jika melakukan kurban aku bisa melakukannya sendiri.