2 minute read

Akhirnya aku menemukan petunjuk dari rasa yang selama ini mencekam diriku dimana aku selalu merasa apa yang kukerjakan mungkin tidak bermanfaat atau sulit melihat prospek kedepannya, hal ini tidak kurasakan ketika 2024 karena tujuan ku waktu itu jelas selesaikan Skripsi dan selama mengerjakan skripsi aku ditemani dengan Aim Training untuk coping mekanisme ku makanya aku tidak merasa khawatir dengan apa yang kukerjakan berbeda dengan sekarang dimana aku sudah bukan mahasiswa lagi yang datang kuliah namun harus mandiri dengan pilihan hidupku karena itu aku bener bener hati hati dengan pilihan ku takutnya melakukan kesalahan yang sama di tahun 2024.

Pada 2025 ini aku memilih untuk menempa jalan ku sendiri dengan tidak mengikuti bootcamp apapun dan mencoba membuat kurikulum ku sendiri karena aku percaya dengan sistem yang sedang kubangun sayangnya waktu itu aku masih belum mengkondisikan diriku kedepan bahwa aku akan menganggur jadi aku harus bisa membuat jalan karir ku sendiri. Satu hal yang pasti adalah ketika itu aku belum mendapatkan pengajaran tentang karir itu seperti apa mulai dari proses rekrutmen, jejaring sosial seperti Linkedin, maupun membuat networking dengan orang orang yang memiliki minat yang sama, apakah aku menyesal dengan tidak membangun hal-hal tersebut semasa kuliah. Aku tidak menyesal sama sekali karena aku tidak percaya dengan penyesalan.

Di minggu kedua Oktober ini aku sudah beli charger buat laptop lama sehingga bisa kupakai lagi buat menjadi homelab dan minggu kemarin sudah aku install CachyOS untuk siap dipakai. Arah karir ku selama tahun ini bukanlah tidak jelas namun aku kesulitan untuk navigasi ke mana fokus dan tenaga ku perlu dialihkan karena banyak pilihan yang menarik.

Tapi aku belajar dari buku Carl Newport bahwa jika ingin meniti karir yang kamu inginkan maka jangan tergoda dengan pilihan lain lalu dari Steve Martin membuat kutipan yaitu:

Be so good people can’t ignore you

Aku masih pegang teguh ide itu sampai sekarang dan dengan laptop ku yang bisa kupakai sekarang maka aku bisa mengejar karir menjadi DevOps Engineer. Selain itu aku mendapatkan jawaban kenapa selama ini aku tidak tahu arah berikutnya dari kehidupan ku ini yaitu Misteri.

Konsep ini kuambil dari buku yang sedang kubaca berjudul “Curious” di salah satu babnya penulis menjelaskan konsep Puzzle (Teka Teki) dan Misteri, Puzzle pasti ada jawaban di akhir seperti sekolah, kuliah, dan bootcamp pasti ada akhir dari kegiatan itu sedangkan Menggangur adalah misteri kamu tidak tahu berikutnya akan terjadi apa dan pekerjaan apa yang akan kamu lakukan. Sejauh ini aku menggunakan waktu menggangur bukan untuk scroll Facebook - aku udah berhenti di awal 2025 - dan juga bukan untuk mencari kerja lucunya karena aku masih belum yakin dengan kemampuan yang kumiliki dan sejauh ini baru dapat 2 interview dari 20 lamaran yang kukirim dalam kurun waktu 4 bulan terhitung dari semenjak Lebaran, kalau dipikir aku jarang kirim lamaran karena aku tidak ingin waktu belajar dan berlatih terganggu dengan administrai sayangnya tidak bekerja karena aku malah menghabiskan waktuku wondering mau ku apakah waktu ku jadi aku stagnan setelah Lebaran.

Dari situ konsep Misteri rasanya menggambarkan apa yang kurasakan sekarang yaitu langkah ku berikutnya bisa menentukan nasib kemudian aku tidak punya informasi atau pun seseorang yang bisa kutatakan Mentor. Aku adalah mentor untuk diriku sendiri jadi aku harus sering refleksi dan membuat rencana bagaimana aku memakai waktu ku untuk sekarang dan kedepannya. Aku pikir tidak seburuk itu dibanding tahun 2024 sejujurnya malah exciting karena menghidupkan rasa penasaran ku terhadap hasil berikutnya dan setiap betting yang kucoba aku ingin tahu hasilnya.

Ku akui blog ini terkesan acak dan tidak koheren, tujuan ku menulis ini mencoba membuat koneksi dengan blog blog sebelumnya dan semoga bisa menjadi petunjuk berikutnya dengan masa depan ku nanti.